(Perjalanan Susuhunan Pakubuwono II Di Ponorogo)
Mungkin karena sikap penduduknya yang suka menolong, Ponorogo sering digunakan sebagai tempat pengungsian para raja Jawa yang bertikai. Salah satu raja Surakarta yang mengungsi ke Ponorogo adalah Sunan Pakubuwono II dan sejarah perjalananya terabadikan menjadi nama beberapa daerah di Ponorogo.
Asal Mula Nama Badegan.
Tahun 1742 timbul geger Pecinan atau Pemberontakan Cina yang menyebabkan Sunan Pakubuwono II terusir dari tahta. Ditemani para abdinya yang setia beliau mengungsi ke Ponorogo dari arah barat.
Sampai di perbatasan Ponorogo, beliau merasa haus namun tidak ada air lalu penduduk memberinya badeg (minuman dari perasan buah). Sunan Paku Buwono II lalu berkata” di sini rupanya sulit air yang ada hanya badeg..nanti berilah nama tempat ini Badegan”
Sunan Pakubuwono II lalu berjalan ke timur dan melihat sebuah desa yang tertata rapi. Pemimpin tempat itu bernama Jayengrono (tempatnya sekarang bernama Jayengranan, Kranggan Sukorejo) beliau yakin yang ditemuinya bukan orang sembarangan lalu meminta Jayengrono mendampinginya.